Kamis, 24 Oktober 2019

SAGU, POTENSI YANG MASIH TERABAIKAN


PERMASALAHAN PANGAN DAN ENERGI sudah tampak di depan mata. Makanya, kini Pemerintah terus melakukan berbagai terobosan agar ketahanan pangan dan energi nasional dapat terjamin kelangsungannya. Bagi Indonesia yang sangat kaya akan ragam sumberdaya nabati (mega-biodiversity), seharusnya mampu memiliki ketahanan pangan dan energi yang mantap dan berkelanjutan.

Di sini, sagu merupakan salah satu jawabannya. Tidak saja Sagu mampu menjawab upaya Pemerintah dalam melakukan diversifikasi pangan lokal, tetapi Sagu juga sangat potensial dijadikan sumber energi BBN (biofuel, etanol) sebagai substitusi BBM. Namun sayang, keberadaan hutan Sagu di Papua yang sangat prospektif untuk memenuhi kebutuhan pangan dan energi dalam mendukung ketahanan pangan dan energi lokal-nasional itu, masih kurang didayagunakan secara optimal (kalau tidak boleh dikatakan ”masih diabaikan”).


Buku karya Freddy Numberi yang Putera Papua ini diharapkan bisa menjadi inspirasi dan pedoman bagi upaya pengelolaan dan pengolahan Sagu yang berbasis pada kemaslahatan masyarakat dengan tetap mengedepankan program pengembangan sagu yang berwawasan lingkungan. Dengan demikian, tata nilai sosial-budaya dan kearifan lokal tetap terjaga, namun Sagu juga mampu memberikan nilai tambah ekonomis yang lebih signifikan bagi kehidupan masyarakat sekitar, serta bagi bangsa dan negara Indonesia. Lebih dari itu, keberadaan hutan belantara Sagu di Papua pun mampu menjadi Zona Agro Ekologi guna menjaga tata ekologis dan ekosistem, serta sebagai salah satu paru-paru dunia yang bisa berkontribusi pula terhadap langkah-langkah penting dalam pencegahan pemanasan global (global warming) dan perubahan iklim (climate change). ***

Judul Buku:
SAGU, POTENSI YANG MASIH TERABAIKAN 
Penulis: 
Freddy Numberi
Tebal: xxx + 224 Halaman; Edisi: Cetakan II, Oktober 2019
ISBN: 978-979-773-053-6
Kondisi: Full Color

Tidak ada komentar:

Posting Komentar